Choose Your Style by Your Self

Selasa, 04 November 2008

internet dan website

Otomatisasi Website Pribadi Dalam Dua Bahasa

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 15 Juli 2007)

Informasi yang disajikan di dalam website yang dikelola oleh Anda seringkali tidak kalah dengan konten yang ditulis oleh orang-orang luar negeri. Hanya saja, faktor kepercayaan diri kadangkala menghalangi untuk ikut unjuk gigi di tingkat internasional, meskipun hanya dalam dunia maya.
Perasaan tidak mampu berbahasa Inggris membuat banyak pengguna internet merasa cukup membuat situsnya dalam bahasa Indonesia saja. Padahal dengan membuatnya dalam dua atau lebih versi bahasa yang berbeda, kesempatan yang lebih luas akan lebih terbuka. Bukan saja terlihat lebih mampu dan percaya diri, tetapi hasil pikiran Anda juga bisa terbaca oleh pengguna internet luar negeri. Kemungkinan bangsa Indonesia dikenal selain oleh prestasi korupsinya, tetapi juga buah pikirnya, juga makin terbaca.
Namun pada kenyataannya tidak setiap pemilik situs pribadi menguasai bahasa Inggris yang merupakan bahasa penghubung dengan pembaca asing. Untuk menyewa penerjemah, tentu saja bukan merupakan solusi karena terkait dengan biaya yang ditimbulkan dibandingkan dengan manfaat ekonomi yang diperoleh secara langsung.
Bahkan bagi mereka yang aktif dalam dunia blog, perubahan konten bisa saja terjadi setiap hari. Apabila setiap perubahan tersebut membutuhkan tenaga penerjemah, bukan saja biaya akan menjadi bengkak tetapi juga kerepotan yang timbul setiap Anda ingin menuangkan perasaan atau pemikiran ke dalam situs web.

Memanfaatkan Toggletext
Pada Konek edisi 27 Mei 2007, telah dibahas adanya situs penerjemah bahasa yang mampu menerjemahkan kalimat dalam bahasa Indonesia ke bahasa Inggris atau sebaliknya sampai 300 kata secara gratis. Dengan fasilitas tersebut, Anda bukan saja dapat menggunakannya untuk menerjemahkan suatu kelompok kalimat tetapi juga isi dari sebagian konten suatu situs web.
Namun tidak semua orang mengetahui fasilitas ini, terutama pengunjung luar negeri. Untuk itu, Anda dapat menunjukkan fasilitas ini secara langsung dari halaman homepage. Bukan hanya dengan link ke toggletext.com, melainkan menanamkan secara langsung kode HTML yang digunakan oleh toggletext.com untuk menerjemahkan informasi ke lain bahasa. Meskipun bahasa Inggris yang dihasilkan tidak seratus persen benar, terjemahan yang dihasilkan dapat sedikit membantu pengunjung dari negara lain untuk memahami informasi yang Anda tulis.
Secara konvensional, untuk menggunakan kemampuan terjemahan toggletext.com yang ada di http://toggletext.com/kataku_trial.php, Anda harus memasukkan alamat situs web ke dalam kotak isian URL, memilih opsi Indo to English, dan menekan tombol translate. Selanjutnya akan terbuka jendela baru yang berisi situs web dalam bahasa Inggris.
Langkah tersebut cukup panjang dan merepotkan apabila disajikan untuk pengunjung situs Anda. Diperlukan langkah singkat berupa otomatisasi tanpa perlu mengisi URL agar orang-orang yang mengakses website Anda dapat langsung memperoleh halaman web dalam bahasa Inggris.

Menanamkan Toggletext ke Situs Web
Apabila Anda ingin membuatnya otomatis dan menjadi salah satu bagian dari halaman web, kode HTML berikut ini harus ditanamkan ke dalamnya. Kode tersebut adalah sebagai berikut. Gantilah teks www.alamatwebsite.com sesuai dengan alamat website Anda.



Bagi pengguna Blogspot, kode HTML di atas dapat ditanamkan ke dalam halaman Blog melalui halaman Layout. Pilih Add a Page Element untuk menambahkan elemen baru di dalam Blogspot. Selanjutnya tekan tombol Add to Blog yang ada di dalam kelompok HTML/Javascript. Kemudian masukkan kode HTML di atas dan tekan tombol Save Changes untuk menyimpannya.
Apabila penyimpanan berhasil dilakukan, Anda akan melihat adanya teks “English Version” pada salah sisi halaman Blogspot. Apabila teks tersebut ditekan, maka halaman yang semula berbahasa Indonesia akan dirubah oleh toggletext.com menjadi bahasa Inggris. Sehingga situs blog Anda dapat go internasional meskipun kemampuan bahasa Inggris belum dimiliki.


Updated: Karena perubahan yang mendasar di toggletext.com, maka kode juga berubah. Silahkan lihat di situs keziapatricia.blogspot.com. Silahkan kopi kode di sana. Terima kasih.

http://blogridwan.sanjaya.org/2007/07/otomatisasi-website-pribadi-dalam-dua.html

serat optik

Mengenal Jaringan Komputer Berbasis Serat Optik

Kebutuhan akan komunikasi data antara dua komputer atau lebih dewasa ini semakin meningkat baik dalam kegiatan bisnis maupun pendidikan. Komu-nikasi data ini dapat diwujudkan dalam suatu jaringan komputer yang dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Dengan menerapkan jaringan komputer di suatu instansi baik untuk keperluan bisnis maupun pendidikan, dipercaya dapat meningkatkan kinerja instansi tersebut maupun untuk mengefektifkan kerja dalam usaha untuk meningkatkan profit bisnis yang sedang dijalankan. Pengetahuan tentang jaringan komputer menjadi hal yang diperlukan untuk mencapai tujuan di atas.

Salah satu teknologi yang digunakan dalam membangun suatu sistem jaringan komputer dan masih terus dalam tahap pengembangan adalah teknologi serat optik. Teknologi serat optik dikembangkan sebagai upaya untuk terus meningkatkan kinerja sistem jaringan komputer. Sistem jaringan komputer yang ideal adalah suatu jaringan komunikasi yang mampu mentransfer data dalam kapasitas besar dengan kecepatan tinggi tanpa mengalami gangguan. Teknologi serat optik dikembangkan untuk mendekatkan diri pada tujuan ini. Dalam tulisan ini akan diberikan pengenalan tentang sistem jaringan komputer berbasis serat optik sebagai upaya untuk mengikuti perkembangan teknologi yang sedang terjadi.

Serat Optik dan Keunggulannya

Serat optik adalah salah satu media transmisi yang mampu menyalurkan data dengan kapasitas besar dengan kehandalan tinggi. Kehandalan serat optik ini diperoleh karena serat optik menggunakan gelombang optik (cahaya laser) sebagai gelombang pembawanya. Hal ini berbeda dengan jenis media transmisi lain yang menggunakan sinyal listrik yang merambat melalui kabel sebagai pembawa sinyal.

Penyaluran informasi pada serat optik dibawa oleh sinyal digital yang dirambatkan dalam bentuk gelombang cahaya. Gelombang cahaya dapat membawa informasi lebih banyak (kapasitas besar) dengan kecepatan tinggi. Kecepatan transfer data yang mampu dilakukan melalui serat optik ini dapat mencapai 200.000 Mbps (200 Gbps), suatu nilai yang sangat fantastis. Melalui serat optik ini juga menjamin keamanan data yang sedang ditransmisikan dari upaya pencurian data maupun pemotongan (tap) data di tengah jalan.

Bentuk Fisik Serat Optik

Sebagai media transmisi yang berfungsi untuk menyalurkan data dalam bentuk cahaya, maka serat optik harus dibuat dari semacam bahan kaca (atau plastik). Diameter serat optik berkisar antara 2 m sampai 125 m, suatu nilai yang sangat kecil. Dalam upaya untuk memperoleh kinerja yang baik, biasanya serat ultra pure fused silika adalah bahan yang sering digunakan sebagai bahan pembuat serat optik karena memiliki loss kecil.

Serat optik berbentuk silinder yang terdiri dari tiga bagian yaitu bagian core, cladding, dan jacket (pembungkus) (lihat gambar). Core adalah bagian terdalam yang terdiri dari satu serat atau lebih, serat inilah yang merupakan jalur bagi sinyal cahaya. Tiap serat dikelilingi oleh cladding dan kemudian ditutupi oleh coating. Bagian terluar adalah jacket yang berfungsi melindungi serat optik dari pengaruh luar, seperti kelembapan udara, abrasi dan kerusakan.

Cara Kerja Sistem Serat Optik

Pada dasarnya serat optik merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari komponen-komponen pendukung yang membentuk suatu sistem. Hal ini dikarenakan informasi (data) yang akan ditransmisikan dalam serat optik berupa cahaya, sehingga sebelum informasi disalurkan terlebih dahulu informasi tersebut diubah bentuknya menjadi cahaya.
Pada umumnya sistem transmisi serat optik terdiri tiga bagian yaitu dari sumber cahaya, media transmisi dan detektor. Sumber cahaya adalah bagian dari sistem yang mengubah sinyal listrik menjadi sinyal cahaya yang sesuai. Tugas ini biasanya dilakukan oleh LED (Light Emitting Diode) atau bisa juga menggunakan dioda laser, yaitu dioda yang dapat memancarkan sinar laser. Media transmisi dijalankan oleh serat optik. Sebagai detektor digunakan photo-diode yaitu dioda yang dapat menyerap cahaya dan mengubahnya menjadi sinyal listrik yang sesuai. Penyaluran data melalui serat optik dapat digambarkan sebagai berikut: data berupa sinyal listrik diubah menjadi cahaya yang sesuai oleh LED sebagai sumber cahaya, kemudian cahaya berisi data tadi merambat di dalam serat optik sebagai media transmisi menuju ke penerima berupa photodioda sebagai detektor dan mngubah cahaya menjadi sinyal listrik yang sesuai (lihat gambar).

Tipe Transmisi Serat Optik

Transmisi serat optik dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu Multi Mode dan Single Mode.

Multi Mode

Pada jenis ini, suatu informasi (data) dibawa melalui beberapa lintasan cahaya yang dijalarkan melalui serat dari satu ujung ke ujung lainnya. Metode semacam ini dapat mengakibatkan ketidakakuran data yang dikirimkan kepada penerima, karena lintasan cahaya yang satu dapat berbeda waktu tempuhnya dibandingkan lintasan yang lain sehingga data yang dikirim menjadi berubah ketika sampai di penerima. Transmisi data jenis ini menggunakan diameter serat (core) sekitar 50 mm, dan cladding sekitar 125 mm.

Single Mode

Transmisi data melalui single mode hanya menggunakan satu lintasan cahaya yang merambat melalui serat. Metode semacam ini dapat menghindarkan ketidakakuratan yang dapat terjadi dalam penyaluran data. Diameter serat yang diperlukan haruslah cukup kecil untuk mendukung metode ini yaitu sekitar 3 – 10 mm. Cahaya yang diperlukan haruslah cahaya dengan koherensi dan intensitas tinggi yaitu laser, sehingga diperlukan suatu sumber cahaya yang mampu menghasilkan cahaya yang sangat tajam (koheren dan berintensitas tinggi) yang memerlukan teknologi tinggi.


http://organisasi.org/mengenal-jaringan-komputer-berbasis-serat-optik

budaya dan konsep teknologi

Wed, 21 Nov 2007 01:25:40 -0800
Budaya Produktivitas Masyarakat China

*Oleh Bob Widyahartono MA

Jakarta (ANTARA News) - Pebisnis China umumnya kalau ditanyai tentang budaya
produktivitas yang mereka terapkan, maka jawaban umumnya tidak terlalu
jelas, tetapi pada intinya adalah "kerja keras dan kerja cerdas guna
mencapai kemajuan, walaupun dalam prosesnya kadangkala merugi atau bahkan
gagal". Itulah jawaban umumnya.

Sejak wal 1990-an, masyarakat Asia terhentak sekaligus mengagumi kegesitan
bisnis China daratan, terutama yang berlokasi di pesisir/pantai Timur China.
Kekaguman itu muncul, terutama di kalangan pelaku bisnis, dan kemudian
pembuat kebijakan ekonomi negara-negara tetangganya di Asia Timur maupun
Tenggara, termasuk Indonesia.

Berbagai dugaan inspirasi yang menggerakkan sukses itu muncul. Terungkap
filosofi dasar dan sikap pandang bangsa dan kemauan mereka untuk
berinspirasi. Dalam proses memantapkan strategi, inspirasi mereka dihayati
dengan "kerja keras dan kerja cerdas" guna mencapai kemajuan diri dan
perusahaan.

Kreativitas mereka didukung oleh hasrat menjangkau informasi untuk keperluan
Penelitan dan Pengembangan (Research and Development/R&D). Bagi mereka
kegiatan tersebut merupakan investasi tersendiri, dan bukan merupakan
"biaya" yang dibebani pajak. Jadi, ber-R&D itu penting secara strategis,
bahkan difaslitasi dengan kemudahan/keringanan pajak.

Strategi tersebut membuahkan sukses dalam menjangkau pasar domestik pada
mula-mulanya, dan setelah ada kemantapan langsung memasuki pasar
internasional melalui manufaktur skala besar maupun menengah dengan saling
mendukung dan berbagi informasi. Kerjasama antara birokrasi dan bisnis
merupakan keunikan tersendiri dalam berinternasionalisasi sampai dewasa ini,
apalagi dengan dukungan sarana kemajuan sarana berteknologi informasi
(Internet, telepon seluler, dan sebagainya), serta berteknologi
transportasi. Serangkaian langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Dalam tahap awal dalam pasar internasional, didahului dengan
melakukan stripping
down sepenuhnya produk asal negara tetangga, seperti Jepang, Korea Selatan
dan Hongkong/Taiwan hingga menjangkau Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Hal
itu dipilah secara berulang dengan komponen yang lebih murah, suku cadang
yang tersedia selalu tepat waktu dan tenaga kerja yang lebih murah
diandingkan negara asal pembuat produknya. Alhasil, produk buatan China
lebih murah sekalipun dijuluki oleh manufaktur AS dan Eropa sebagai lekas
rusak, sehingga harganya murah (cheap sale). Berbagai tuntutan hukum
penjiplakan pun muncul.

2. Pihak manufaktur China tidak menggubris tuntutan pasar, dan secara cepat
mengatasinya dengan memasuki tahap perbaikan (improvement) ke kualitias
menengah-akhir (medium-end dengan tetap menerapkan strategi harga murah
yang diminati pasar, sehinggal luput dari gugatan penjiplakan. Marjin yang
relatif rendah tetap mereka anut.

3. Awal tahun 2000-an ditandai dengan tahap berimprovisasi dengan
meningkatkan mutu dan sedikit peningkatan harga yang sesuai mutu produknya.
Tetap tidak mahal, namun makin bermutu. Mulailah manufaktur China melakukan
diferensiasi produk dan merek dalam menerobos pasar dunia.

4. Tahun-tahun berikutnya secara gesit dan penuh kesadaran inovasi, China
melakukan diferensiasi produk . Diciptakan "citra internasional" untuk
produk mereka, seperti alat fotografi, arloji, otomotif dan elektronik. Hal
itu membuat pihak negara tetangga Asia, dan terutama produsen AS dan Eropa
kewalahan, bukan karena harga relatif lebih rendah, melainkan lantaran mutu
yang lebih dapat diandalkan dengan layanan purna jual (after sales service)
yang diusahakan setara dengan negara tetangga Jepang dan Korea Selatan,
bahkan AS dan Eropa.

5. Ada industrialis China yang memasuki tahap penemuan dalam industri
komputer, baik piranti keras maupun piranti lunaknya (Hardware/HW dan
Software/SW), peralatan fotografi dijital (digital photographic equipment)
yang memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional.

Pebisnis China di pesisir sejak makin terbukanya perekonomian, terutama di
kawasan pesisir/pantai, secara sigap sejak awal 1990-an terus mendapat
dukungan teknologi informasi yang lebih canggih guna meningkatkan mutu
Sumber Daya Manusia (SDM) yang mendalami teknologi proses. Dari luar China
menggapai pengetahuan konsep pemasaran internasional, proses produksi
berteknologi yang sesuai kinerka sekaligus kegesitan produktivitas yang
tidak kalah dengan Jepang.

Meskipun, banyak manufaktur China masih padat karja dengan teknologi proses
madya, tetap saja dalam pemasaran mereka menyesuaikan dengan kebutuhan pasar
dan harga murah (market needs at lower prices) dibandingkan produk-produk
hasil Jepang yang secara teknologis lebih bermutu.

Kesadaran untuk berinternasionalisasi terus mereka tumbuhkan, apalagi adanya
dukungan Pemerintah demi berhasilnya *gaige kaifang* dengan
chengbaozhi (reformasi dan keterbukaan) dengan tanggungjawab pribadi.

Langkah China berinternasionalisasi ekonomi, bisnis dan tentunya politik
makin jelas arahnya dan tidak mau "diadu domba" oleh pihak AS dan beberapa
Negara Barat. Kesadaran besarnya luas geografi Negara China dan jumlah
penduduk, tidak ber-"hegemoni" dalam berbisnis dan berpolitik ke negara
tetangga Asia dan dunia, tetapi atas dasar kesetaraan jangka panjangnya.
Itulah kiat Sang Naga yang kian menggeliat.


http://www.mail-archive.com/rantaunet@googlegroups.com/msg08090.html